<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for SAKSI ZAMAN</title>
	<atom:link href="http://saksizaman.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://saksizaman.wordpress.com</link>
	<description>Menjadi saksi zaman milenium</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Nov 2008 03:09:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Konflik FPI Vs AKKBB Jadi &#8220;Tak Karuan&#8221; by Ajaran</title>
		<link>http://saksizaman.wordpress.com/2008/06/07/tulisan-untuk-kasus-fpi-maaf-ya-blm-sempat-nulis-tetap-panteng-ya/#comment-18</link>
		<dc:creator>Ajaran</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 03:09:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://saksizaman.wordpress.com/?p=13#comment-18</guid>
		<description>Kalau kita mau berpikir lebih politis lagi, FPI merupakan &quot;unregistred underbouw&quot; dari partai PKS, terbukti dari pernyataan Riziq bahwa PKS akan menjadi tempat limpahan suara mereka. 
Dan PKS sendiri yang mengetahui hal ini tentunya mengambil advantage dari pernyataan tersebut, tapi tidak berupaya untuk menyetir polah &quot;underbouw&quot; mereka ini. Wallahualam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kita mau berpikir lebih politis lagi, FPI merupakan &#8220;unregistred underbouw&#8221; dari partai PKS, terbukti dari pernyataan Riziq bahwa PKS akan menjadi tempat limpahan suara mereka.<br />
Dan PKS sendiri yang mengetahui hal ini tentunya mengambil advantage dari pernyataan tersebut, tapi tidak berupaya untuk menyetir polah &#8220;underbouw&#8221; mereka ini. Wallahualam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Kegundahan Seorang Jaksa Agung by udin</title>
		<link>http://saksizaman.wordpress.com/2008/06/17/kekecewaan-seorang-jaksa-agung/#comment-17</link>
		<dc:creator>udin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 07:31:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://saksizaman.wordpress.com/?p=21#comment-17</guid>
		<description>Jaksa urip dan m salim, kena batunya.
Arozi sudah bilang tidak mau ambil sepatu dari hasil korupsi. Sekarang mereka bisa membuktikan bahwa jaksa urip dan m salim adalah koruptor.
Salut untuk amrozi. pengorbananmu tidak sia - sia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jaksa urip dan m salim, kena batunya.<br />
Arozi sudah bilang tidak mau ambil sepatu dari hasil korupsi. Sekarang mereka bisa membuktikan bahwa jaksa urip dan m salim adalah koruptor.<br />
Salut untuk amrozi. pengorbananmu tidak sia &#8211; sia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Rakyat Kian Susah, Partai Politik Kian Meriah by duniakelana</title>
		<link>http://saksizaman.wordpress.com/2008/07/13/rakyat-kian-susah-partai-politik-kian-meriah/#comment-11</link>
		<dc:creator>duniakelana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 17:42:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://saksizaman.wordpress.com/?p=32#comment-11</guid>
		<description>Hanya satu partai yang &quot;tampaknya&quot; bersih sampai saat ini. Jika partai yang satu ini ikut-ikutan seperti yang lainnya, maka saya pribadi 100% tidak percaya dengan parpol. Apapun slogan yang mereka bawa. Sementara kualitas elit politik dapat diukur dengan dua partai besar negeri ini. Bahasa &#039;katronya&#039;: &#039;&#039; Mung semono kuwi lempenge poro penggedene Indonesia&quot;. ( Hanya sebatas itu lurusnya para pembesar Indonesia). Jadi apalagi yang kita harapkan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya satu partai yang &#8220;tampaknya&#8221; bersih sampai saat ini. Jika partai yang satu ini ikut-ikutan seperti yang lainnya, maka saya pribadi 100% tidak percaya dengan parpol. Apapun slogan yang mereka bawa. Sementara kualitas elit politik dapat diukur dengan dua partai besar negeri ini. Bahasa &#8216;katronya&#8217;: &#8221; Mung semono kuwi lempenge poro penggedene Indonesia&#8221;. ( Hanya sebatas itu lurusnya para pembesar Indonesia). Jadi apalagi yang kita harapkan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ups! Ada Apa Dengan Sontoloyo? by ayyasy</title>
		<link>http://saksizaman.wordpress.com/2008/07/03/ups-ada-apa-dengan-sontoloyo/#comment-9</link>
		<dc:creator>ayyasy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 15:17:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://saksizaman.wordpress.com/?p=31#comment-9</guid>
		<description>Adagium yang biasa dalam duania politik adalah: &quot;Tidak ada kawan abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi.&quot; 
Berdasar hal tersebut, buat saya sah2 saja seorang Kepala BIN--saya menyebutnya &#039;jubir&#039; pemerintah--merasa kecewa dengan parpol pendukungnya, sementara mereka membutuhkan kepentingan abadi utk pemerintahannya, yaitu tetap berkuasa.
Sementara bagi parpol, kepentingan abadi mereka juga menarik simpati massa yang efeknya dalah perolehan suara yang meningkat. 
Jadi, IMHO, ungkapan seperti itu akan tetap ada--dari intel pemerintah RI lainnya--. Hal ini, di antaranya, demi menjaga &#039;komunikasi massa&#039; pemerintah. Kita sebaiknya juga dapat memilah dan mendidik masyarakat tentang hal ini. Artinya, biarlah mereka beradu kalimat/jargon/dll namun masyarakat harus dapat melihat lebih dalam, dengan misalnya--tidak terpengaruh money politics dalam pilkada. Lebih mengedepankan hati daripada ambisi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Adagium yang biasa dalam duania politik adalah: &#8220;Tidak ada kawan abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi.&#8221;<br />
Berdasar hal tersebut, buat saya sah2 saja seorang Kepala BIN&#8211;saya menyebutnya &#8216;jubir&#8217; pemerintah&#8211;merasa kecewa dengan parpol pendukungnya, sementara mereka membutuhkan kepentingan abadi utk pemerintahannya, yaitu tetap berkuasa.<br />
Sementara bagi parpol, kepentingan abadi mereka juga menarik simpati massa yang efeknya dalah perolehan suara yang meningkat.<br />
Jadi, IMHO, ungkapan seperti itu akan tetap ada&#8211;dari intel pemerintah RI lainnya&#8211;. Hal ini, di antaranya, demi menjaga &#8216;komunikasi massa&#8217; pemerintah. Kita sebaiknya juga dapat memilah dan mendidik masyarakat tentang hal ini. Artinya, biarlah mereka beradu kalimat/jargon/dll namun masyarakat harus dapat melihat lebih dalam, dengan misalnya&#8211;tidak terpengaruh money politics dalam pilkada. Lebih mengedepankan hati daripada ambisi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Misteri Blue Energy, Misteri Joko Suprapto by punkt</title>
		<link>http://saksizaman.wordpress.com/2008/05/28/misteri-blue-energy-misteri-joko-suprapto/#comment-2</link>
		<dc:creator>punkt</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 16:06:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://saksizaman.wordpress.com/?p=4#comment-2</guid>
		<description>Blue energy = HOAX (bohong)
Lihat aja di wikipedia, cari artikel ttg &quot;gasoline fuel&quot;. Dari dulu emang banyak yang ngaku uda nemuin cara ngubah air jadi BBM, tapi ujung2nya nipu2 doank..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Blue energy = HOAX (bohong)<br />
Lihat aja di wikipedia, cari artikel ttg &#8220;gasoline fuel&#8221;. Dari dulu emang banyak yang ngaku uda nemuin cara ngubah air jadi BBM, tapi ujung2nya nipu2 doank..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
